Tenaga Kesehatan Haji Provinsi Riau Siap Laksanakan Tugas, Demi Raih Penghargaan Terbaik Lagi Tahun 2019 Ini

Keluarnya Keputusan Kementerian Agama Nomor : 167 Tahun 2019 tentang penetapan Bandara Embarkasi Haji Antara Tahun 1440 H/2019 M, bahwa Bandara Sultan Syarif Kasim II menjadi Embarkasi Haji Antara untuk jemaah haji Provinsi Riau, sehingga Pemerintah Provinsi Riau bertanggung jawab terhadap pelayanan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Riau.

Turunkan Risiko Penularan HIV dari Ibu Ke Bayi, Dinkes Riau Adakan Kegiatan Pertemuan Penanganan Persalinan ARV Dokter Spesialis Anak dan Kepala Kamar Operasi

Adapun data penemuan kasus HIV dan AIDS di Provinsi Riau  dari tahun 1997 sampai dengan Desember 2018 dilaporkan sebanyak 5.361 orang, dan yang sedang mendapat pengobatan ARV 1.806 orang. Satu hal yang perlu mendapat perhatian serius bahwa distribusi kasus AIDS berdasarkan pekerjaan di Provinsi Riau adalah ibu rumah tangga yang menempati urutan ketiga setelah kelompok karyawan dan wiraswasta.

Turunkan Risiko Penularan HIV dari Ibu Ke Bayi, Dinkes Riau Adakan Kegiatan Pertemuan Penanganan Persalinan ARV Dokter Spesialis Anak dan Kepala Kamar Operasi

Adapun data penemuan kasus HIV dan AIDS di Provinsi Riau  dari tahun 1997 sampai dengan Desember 2018 dilaporkan sebanyak 5.361 orang, dan yang sedang mendapat pengobatan ARV 1.806 orang. Satu hal yang perlu mendapat perhatian serius bahwa distribusi kasus AIDS berdasarkan pekerjaan di Provinsi Riau adalah ibu rumah tangga yang menempati urutan ketiga setelah kelompok karyawan dan wiraswasta.

Tekan Angka Stunting Di Provinsi Riau, Dinkes Lakukan Evaluasi Keterpaduan Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting

Status gizi suatu bangsa merupakan modal sekaligus hasil dari pembangunan. Status gizi masyarakat yang baik merupakan fondasi pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan ekonomi. Stunting merupakan salah satu bentuk dari masalah kekurangan gizi (Malnutrisi) menjadi salah satu fokus dari Sustainable Development Goals atau SDGs nomor 2 yaitu mengakhiri segala bentuk malnutrisi termasuk stunting pada tahun 2030.

Perkuat Tim Penyelenggara Kesehatan Haji Kabupaten/Kota, Dinkes Riau Lakukan Pembinaan Petugas Kesehatan Haji Provinsi Riau

Kondisi kesehatan bersifat dinamis seperti halnya yang terjadi pada jemaah haji setelah penetapan Istithaah kesehatan sesuai kriteria. Untuk itu diperlukan upaya kesehatan untuk meningkatkan atau setidaknya mempertahankan status kesehatan jemaah haji agar tetap memenuhi syarat istithaah kesehatan menjelang keberangkatan.

Turut Berperan Aktif Dalam Bidang Kesehatan, PATELKI Riau Siap Dalam Pemeriksaan TB dan HIV di Provinsi Riau

Pekanbaru – Sebagai salah satu Organisasi Profesi, PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik) turut berperan aktif dalam bidang kesehatan. Salah satunya ikut serta dalam pemeriksaan Laboratorium TB dan HIV yang telah ditetapkan dalam rencana aksi nasional kolaborasi TB dan HIV 2015-2019.

Minggu, (07/04/2019). PATELKI adakan seminar ilmiah dengan tema “Peran ATLM dalam Diagnosis Laboratorium Untuk Menurunkan Angka Kesakitan TB dan HIV di Provinsi Riau” bertempat di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan Puskesmas, Dinkes Riau Gelar Pelatihan Manajemen Puskesmas Dengan Pendekatan Keluarga

Puskesmas sebagai unit utama pelaksana program kesehatan kepada masyarakat, memiliki peran yang sangat besar terhadap keberlangsungan kegiatan Manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga. Upaya pendekatan keluarga tidak hanya berhenti pada pendataan kesehatan keluarga, namun dilanjutkan dengan analisis, perencanaan program kesehatan yang mengutamakan upaya promotif dan preventif serta intervensi kuratif-rehabilitatif  yang dibutuhkan.

Demi Keberhasilan Pelaksanaan Imunisasi Rutin di Provinsi Riau, Dinkes Riau Gelar Pertemuan Teknis Dan Evaluasi Imunisasi

Kegiatan Imunisasi merupakan salah satu prioritas pemerintah sebagai salah satu bentuk komitmen baik secara nasional maupun global.       

Cakupan Imunisasi harus dipertahankan tinggi dan merata diseluruh wilayah termasuk Provinsi Riau. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan terjadinya daerah kantong yang akan mempermudah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).

Masalah lain yang harus dihadapi adalah munculnya kembali penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yang sebelumnya telah berhasil ditekan, maupun penyakit menular yang baru.

Cegah Kasus DBD Semakin Bertambah, Kadiskes Riau Minta Masyarakat Galakkan Program 1 Rumah 1 Jumantik, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), 3 M Plus

Pekanbaru – Penyakit DBD di Riau perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Sebab dari data yang tercatat di Dinas Kesehatan Provinsi Riau ternyata terjadi kenaikan kasus jika dibandingkan dengan priode yang sama dengan tahun lalu.

Pertama Kali Digelar, Kadiskes Riau Hadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kabupaten Bengkalis

Kabupaten Bengkalis pada Tahun 2018 terjadi 32.029 kasus penyakit tidak menular. Dari jumlah tersebut, maka penyakit hipertensi menduduki peringkat teratas dengan jumlah 18.226 kasus (56,90 %).Kemudian kasus penyakit menular sebesar 12.156 kasus, dengan penderita terbanyak adalah penyakit diare sebesar 10.723 kasus (88,21 %).

Pages

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.