Ajak Masyarakat Hidup Sehat, Dinkes Provinsi Riau Pamerkan GERMAS dan Bude Jamu di Riau Expo 2017

Tak jauh-jauh dari Program Kesehatan yang sedang di terapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tahun ini Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengangkat tema “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” (GERMAS) di ajang Pergelaran Riau Expo Tahun 2017 yang berlangusung di SKA Co Ex Pekanbaru.

Workshop Penyusunan Rencana SDM Kesehatan di Provinsi Riau

Universal Health Coverage (UHC) dilaksanakan oleh banyak Negara dibelahan dunia dengan berbagai rentang waktu implementasi yang bervariasi. Di Negara dengan penghasilan rendah dan menengah, dinamika yang harus dihadapi untuk mengimplementasikan UHC antara lain transisi epidemiologi, pertumbuhan ekonomi, peningkatan biaya kesehatan, dan pengurangan bantuan kesehatan internasional yang disebabkan karena penentuan ulang prioritas.

Dukung Pelayanan Rehabilitasi Narkoba RS Jiwa Tampan, Kadinkes Minta Lakukan Promotif Maupun Prefentif

Usai mengikuti rapat persiapan Pekan Olahraga dan Pentas Seni Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Kedatangan Menteri Kesehatan RI ke Riau di RS Jiwa Tampan Provinsi Riau, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan langsung menuju ruang Aula RS Jiwa Tampan untuk menghadiri acara Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama Pelayanan Rehabilitasi Narkoba RS Jiwa Tampan Provinsi Riau bersama Instansi terkait, Rabu(11/10/2017)

Hari Ini 100 Perempuan Lakukan IVA Test Di Puskesmas Tambang Kampar

Sekitar 100 orang lebih yang terdiri dari Organisasi dan kalangan masyarakat Kampar antusias lakukan pemeriksaan IVA Test dan Sadanis di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Hal ini cukup memenuhi jumlah yang ditargetkan yaitu 150 orang dengan rincian 100 orang dari Organisasi Wanita dan 50 orang dari kalangan masyarakat, demikian menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dra.Hj.Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM saat ditemui tim Humas Dinkes Provinsi Riau di lokasi. (12/10/2017)

Capai Target UCI , Dinkes Berikan Penghargaan Kepada Siak, Dumai, dan Pekanbaru

Dalam rangka menghindari KLB (kejadian Luar Biasa) akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), perlu dukungan dari surveilans epidemiologi. Kualitas pelayanan imunisasi yang kurang optimal dapat mengakibatkan kegagalan imunisasi yang akan mengancam kesakitan, kecacatan,atau bahkan kematian pada anak yang diakibatkan PD3I.

Dinkes Riau: Adakan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan ANC Terintegrasi Tahun 2017

Pekanbaru (dinkes.riau.go.id) - Upaya menurunkan angka kematian ibu serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas yang merupakan tujuan pelayanan kesehatan ibu sebagaimana diamanatkan dalam UU Kesehatan. Sampai saat ini, selalu ada kesenjangan antara cakupan pelayanan antenatal K1 dan K4. Cakupan K1 sebesar 96.69% sementara cakupan pelayanan antenatal K4 masih jauh dibawahnya yakni hanya 72.5% (Sirkesnas, 2016).

Uji Coba Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan di Provinsi Riau

          Dalam  rangka mewujudkan upaya kesehatan yang berkualitas, maka diperlukan Sumber Daya Manusia Kesehatan yang kompeten dan profesional. Untuk mewujudkan SDM yang kompeten dan profesional maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengembangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN). Kompetensi ASN khususnya Pejabat Fungsional Kesehatan sangat dibutuhkan karena lingkup pekerjaan jabatan fungsional yang luas, membutuhkan pengetahuan standar teoritis di bidangnya serta memerlukan penguasaan khusus secara substansial berdasarkan tingkat keahlian pada bidang kesehatan.

Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Melalui Pemanfaatan Toga Dan Akupresur Tingkat Nasional Tahun 2017 Di Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit

Pekanbaru (dinkes.riau.go.id) – Sesuai Surat Keputusan Menteri Kesehatan No: 374/Menkes/SK/IV/2009 tentang Sistem Kesehatan Nasional, disebutkan bahwa pengobatan tradisional merupakan bagian dari sub sistem upaya kesehatan.

Dinkes Riau Adakan Review Surveilans Untuk Menuju Eradikasi Polio, Eliminasi Campak, dan Pengendalian Rubela

Surveilans AFP (Alpha-FetoProtein) dan PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) merupakan salah satu jenis surveilans di Indonesia yang sangat penting dalam keberhasilan Eradikasi (pemusnahan) Polio, eliminasi campak, serta pengendalian rubela. Saat ini, Indonesia masih dinyatakan sebagai salah satu neragara yang beresiko tinggi terjadinya importasi polio liar dari negara lain. Sementara target indikator surveilans AFP dan PD3I saat ini tidak mencapai target secara nasional.

Pertemuan Pelaksanaan Program Pelayanan Darah Dengan Tingkatkan Kemampuan Teknis Nakes di Puskesmas

Pelayanan darah yang aman dan berkualitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk menurunkan angka kematian ibu. Di Indonesia, berdasarkan data rutin Direktorat Kesehatan Ibu tahun 2015, sekitar 30% penyebab kematian ibu adalah perdarahan sehingga untuk mencegah hal tersebut, masyarakat memerlukan akses terhadap pelayanan darah dalam jumlah yang cukup.

Pages

News

News

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.