"Workshop Peningkatan Cakupan Imunisasi di Fasilitas Kesehatan Swasta Tahun 2026"

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan resmi membuka agenda "Workshop Peningkatan Cakupan Imunisasi di Fasilitas Kesehatan Swasta Tahun 2026" yang berlangsung di BPSDM Provinsi Riau, Rabu (4/3). 

Kegiatan yang didanai melalui hibah GAVI ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi mengejar target imunisasi nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, S.Kep, MH, dalam sambutannya menekankan bahwa peran Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) swasta sangat krusial. 

Mengingat sebagian besar masyarakat mengakses layanan kesehatan melalui sektor swasta, keterlibatan aktif institusi non-pemerintah menjadi kunci keberhasilan program imunisasi di Bumi Lancang Kuning.

"Program imunisasi merupakan upaya prioritas pembangunan kesehatan yang terbukti efektif mencegah penyakit, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan anak," ujar Zulkifli.

Meski terus diupayakan, Dinkes Riau mengakui bahwa capaian imunisasi di wilayah tersebut belum sepenuhnya optimal, termasuk layanan pada fasyankes swasta. Melalui workshop ini, pemerintah daerah berupaya menyelaraskan persepsi terkait standar pelayanan, pengelolaan logistik, hingga sistem pencatatan dan pelaporan berbasis aplikasi.

Zulkifli berharap adanya komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh sasaran imunisasi terlayani dengan kualitas yang terjamin. "Kita memerlukan sinergi yang kuat agar data pelaporan semakin baik dan masyarakat terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)," tambahnya.

Dengan dibukanya workshop ini secara resmi, diharapkan kapasitas tenaga kesehatan di fasyankes swasta meningkat secara signifikan, sehingga target perlindungan kesehatan anak di Provinsi Riau dapat tercapai secara merata. (AJ)

kategori_berita