Uji Coba Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan di Provinsi Riau

          Dalam  rangka mewujudkan upaya kesehatan yang berkualitas, maka diperlukan Sumber Daya Manusia Kesehatan yang kompeten dan profesional. Untuk mewujudkan SDM yang kompeten dan profesional maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengembangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN). Kompetensi ASN khususnya Pejabat Fungsional Kesehatan sangat dibutuhkan karena lingkup pekerjaan jabatan fungsional yang luas, membutuhkan pengetahuan standar teoritis di bidangnya serta memerlukan penguasaan khusus secara substansial berdasarkan tingkat keahlian pada bidang kesehatan.

Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Melalui Pemanfaatan Toga Dan Akupresur Tingkat Nasional Tahun 2017 Di Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit

Pekanbaru (dinkes.riau.go.id) – Sesuai Surat Keputusan Menteri Kesehatan No: 374/Menkes/SK/IV/2009 tentang Sistem Kesehatan Nasional, disebutkan bahwa pengobatan tradisional merupakan bagian dari sub sistem upaya kesehatan.

Dinkes Riau Adakan Review Surveilans Untuk Menuju Eradikasi Polio, Eliminasi Campak, dan Pengendalian Rubela

Surveilans AFP (Alpha-FetoProtein) dan PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) merupakan salah satu jenis surveilans di Indonesia yang sangat penting dalam keberhasilan Eradikasi (pemusnahan) Polio, eliminasi campak, serta pengendalian rubela. Saat ini, Indonesia masih dinyatakan sebagai salah satu neragara yang beresiko tinggi terjadinya importasi polio liar dari negara lain. Sementara target indikator surveilans AFP dan PD3I saat ini tidak mencapai target secara nasional.

Pertemuan Pelaksanaan Program Pelayanan Darah Dengan Tingkatkan Kemampuan Teknis Nakes di Puskesmas

Pelayanan darah yang aman dan berkualitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk menurunkan angka kematian ibu. Di Indonesia, berdasarkan data rutin Direktorat Kesehatan Ibu tahun 2015, sekitar 30% penyebab kematian ibu adalah perdarahan sehingga untuk mencegah hal tersebut, masyarakat memerlukan akses terhadap pelayanan darah dalam jumlah yang cukup.

Gencarkan Taman Obat Keluarga di Provinsi Riau, Gubri : Saya Dukung 1000 Persen

Pekanbaru – Selasa, (03/10/2017). Usai Tim Penilai dari Pusat Kemenkes RI datang dalam rangka melakukan penilaian terhadap  Taman Obat Keluarga (TOGA) Lavender I kategori desa terpencil di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit.  Kali ini giliran Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional yang menyempatkan hadir di Pekanbaru.

Bentuk Pos UKK Untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja

“Upaya Kesehatan Kerja atau sering disebut UKK merupakan salah satu program yang perlu dikembangkan dan dibina untuk memenuhi kebutuhan SDM yang berkualitas dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” Terang Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Riau Drs.Dedi Parlaungan,Apt saat membuka acara Orientasi Pembentukan POS UKK di Hotel Furaya Pekanbaru Senin lalu (02/10/2017).

Larisnya Jamu Dan Aksi Penolakan Penyalahgunaan Dan Peredaran Obat Di Car Free Day

Dalam rangka memperingati Hari Apoteker Sedunia yang jatuh pada tanggal 25 September, Dinas Kesehatan Provinsi Riau bersama Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Riau (PD IAI Riau) dan Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Pekanbaru (PC IAI Pekanbaru) mengadakan aksi “Kami Apoteker Indonesia  menolak penyalahgunaan obat dan peredaran obat ilegal” di area CFD (Car Free Day) tanggal 1 Oktober 2017.

Demi Pembangunan Kesehatan Riau Lebih Terarah, Dinkes Gelar Workshop Hasil Assesment Dan Pokok-Pokok Naskah Akademis SKP Riau

Dari perspektif sistem kesehatan, Provinsi Riau menghadapi 3 (tiga) tantangan besar yaitu belum optimalnya status kesehatan masyarakat, belum seluruh penduduk terlindungi oleh jaminan kesehatan, dan masih banyaknya penduduk yang berobat kenegara tetangga (Malaysia dan Singapura). Banyaknya penduduk yang berobat keluar negeri mengindikasikan masih adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Provinsi Riau. Dari perspektif sistem kesehatan, adanya 3 masalah tersebut mengindikasikan belum optimalnya penataan sistem kesehatan di Provinsi Riau.

UPT PKKPSDM-KOM Dinkes Riau Bersama IBI Gelar Diklat Penjenjangan Bagi Bidan Terampil Ke Bidan Ahli

Bidan diakui sebagai tenaga profesional di dalam bidang kesehatan yang bertanggung-jawab dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasihat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas, memfasilitasi dan memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi. Asuhan ini mencakup upaya pencegahan, promosi persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, dan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai, serta melaksanakan tindakan kegawat-daruratan.

Sosialisasikan GERNAS BUDE JAMU di Bapenda Prov.Riau, Dinkes berikan Jamu Gratis

Terus kembangkan program Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu (GERNAS BUDE JAMU), Dinas Kesehatan Provinsi Riau mendapat Apresiasi dari Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Hj. Rauda Riza, SE, MM saat Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengunjungi Badan Pendapat Daerah Provinsi Riau dalam rangka mensosialisasikan Bude Jamu Pada Kamis pagi (28/09/2017).

Pages

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.