Lokakarya Scalling Up Breakthrough Action for Covid-19, Tampilkan Dumai dan Kampar Sebagai Piloting Project 2022

Program Breakthrough ACTION (BA) for COVID-19 adalah program kerjasama pemerintah Indonesia melalui Direktorat Promkes Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Kesehatan dan Johns Hopkins Center for Communication Program (JHCCP) selaku implementing Agency dan  lembaga donor USAid, dengan lingkup kegiatan komunikasi perubahan sosial dan perilaku terkait dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Upaya penting yang akan dilakukan diantaranya kegiatan kampanye, program pelibatan masyarakat, serta Qualitative Rapid Assessment untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan tujuan.

Mewakili Kadinkes Riau, Kabid Kesmas Yaneliza, SKM, M.Kes menyampaikan Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi sasaran Program Breakthrough ACTION (BA) for COVID-19 dimana salah satu kriteria pemilihan adalah masih  rendahnya  cakupan vaksin  lansia dan populasi umum dosis 2 (pada saat awal intervensi, berdasarkan data bulan Desember 2021 capaian vaksin populasi umum dan lansia dengan total 61,4%). "Ujarnya pada Kegiatan Lokakarya Scalling Up Program Breakthrough Action For Covid-19 yang dilaksanakan di Grand Central Pekanbaru, Selasa (11/10/2022).

Kita ketahui bersama bahwa pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung termasuk di Riau. Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer yang sangat handal mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan prosedur vaksinasi yang benar diharapkan akan di peroleh kekebalan yang optimal, penyuntikan yang aman dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang minimal.

Provinsi Riau sebagai provinsi sasaran program mendukung penuh pelaksanaan program. Pasca kegiatan penentuan kabupaten sasaran program  BA for COVID-19,  dilaksanakan Rakor tingkat provinsi, Rakor tingkat kabupaten sasaran, TOT CE Kits di kabupaten sasaran, pemilihan pahlawan Lansia SIAP (Semangat Dapat Vaksinasi Lengkap) dan orientasi CE Kits kepada AoC/agen perubahan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kampar dan Kota Dumai. Dilanjutkan dengan edukasi yang dilakukan oleh AoC/agen perubahan di tingkat masyarakat menggunakan alat bantu CE Kits dalam rangka menumbuhkan kebutuhan untuk mendapatkan vaksinasi khususnya bagi Lansia dan masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.

kategori_berita