PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Heri Permana, S.STP, M.Si, secara resmi memberikan pengarahan dalam acara Pelantikan Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Riau Periode 2025-2028 yang dirangkai dengan kegiatan simposium medis di Pekanbaru, Sabtu (24/1/2026).
Dalam sambutannya, Heri Permana menekankan bahwa POGI memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi tunggal bagi dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Sp.OG) dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Ia menggarisbawahi bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengedepankan mutu kompetensi.
Heri menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, organisasi profesi berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, martabat, serta etika profesi. Ia mendorong POGI Riau untuk bertransformasi menjadi learning organization yang fokus pada pembinaan dan pengawasan anggota demi menjamin ketersediaan tenaga medis yang handal.
"Profesionalitas menunjuk pada kualitas atau sikap pribadi individu terhadap suatu pekerjaan. Organisasi profesi hadir untuk melindungi pekerja, namun di sisi lain, anggota juga harus memenuhi kewajiban profesinya agar hak-hak mereka sebagai tenaga medis terpenuhi sesuai regulasi pemerintah," ujar Heri dalam pengarahannya.
Pemerintah Provinsi Riau berharap pelantikan ini menjadi momentum bagi para dokter spesialis untuk terus memperbarui pengetahuan (up to date) dan menjaga kerja sama yang solid dengan organisasi profesi lainnya. Kepengurusan periode 2025-2028 ini diharapkan mampu mengantisipasi berbagai tantangan kesehatan di masa depan melalui pelayanan yang terstandarisasi.
"Saya yakin dan percaya dengan kepengurusan ini, saudara akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan spesialis kebidanan dan kandungan di Provinsi Riau secara keseluruhan," pungkasnya. (AJ)