Wagub Riau Lantik Tim Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Riau, Demi Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah rumah sakit, baik milik pemerintah maupun milik swasta, diperlukan Badan Pengawas Rumah Sakit. Agar hak dan kewajiban pasien bisa berjalan seimbang. Demikian juga dengan hak dan kewajiban rumah sakit itu sendiri. Termasuk menyangkut etika rumah sakit, etika profesi dan berbagai peraturan perundang-undangan yang mengatur rumah sakit dan tindakan para medis. Bila ada BPRS, maka semua itu dapat diawasi dan masyarakat dapat melaporkannya kepada BPRS.

Melihat hal tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Riau rencana membentuk Badan Pengawas Rumah Sakit dan Untuk pertama kalinya, Tim BPRS (Badan Pengawas Rumah Sakit) di bentuk di Provinsi Riau. Setelah resmi dilantik pada Jum'at, 5 Juli 2019 di Hotel Furaya oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar.

Tim BPRS yang berjumlah 80 orang yang terdiri dari perwakilan Rumah Sakit, Dinkes 12 Kab/Kota, Dinkes Provinsi, Sekretariat Daerah, Organisasi Profesi, dan Lintas Sektor yang nantinya akan berfungsi untuk mengawasi rumah sakit- rumah sakit yang ada di Provinsi Riau agar bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam melayani masyarakat dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM mengatakan besar harapan mengenai peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Riau dengan adanya pengawasan dari BPRS ini serta dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan kesehatan pada rumah sakit.

Begitu juga Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution “Semoga dengan adanya TIM Badan Pengawas Rumah Sakit di Provinsi Riau ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Riau, dan masyarakat Riau tidak perlu berobat keluar negeri”.

Jenis Publikasi: 

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.