SIMPOSIUM MANFAAT PROBIOTIK, PANGAN FUNGSIONAL DAN GIZI SEIMBANG UNTUK PERBAIKAN GIZI DAN KESEHATAN

Saat ini, Indonesia masih menghadapi gizi ganda (kekurangan dan kelebihan gizi). Strategi utama untuk mengatasinya adalah dengan mewujudkan gizi seimbang. Gizi seimbang berdasarkan UU No 36/2009 tentang Kesehatan adalah asupan gizi sesuai kebutuhan seseorang untuk mencegah risiko gizi lebih dan kurang. Pada prinsipnya asupan gizi diperoleh dari asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi melalui  sarapan, makan siang, makan malam dan makanan selingan.

Laporan Riskesdas 2018 mengungkap bahwa pada semua kelompok umur dan jenis kelamin di Indonesia terjadi masalah gizi kurang dan gizi lebih. Pada anak balita Indonesia terdapat 17.7% yang mengalami gizi kurang (underweight), 30.8% mengalami pendek (stunting) dan 8.0% mengalami gizi lebih (overweight). Pada orang dewasa (usia >18 tahun keatas), 9.3% tergolong kurus, kegemukan 13,6% dan 21.8% tergolong gemuk). Selain itu juga masih terdapat masalah kekurangan vitamin dan mineral serta keamanan pangan, terutama pangan jajanan anak sekolah. Mutu gizi konsumsi pangan penduduk juga belum memadai terutama karena rendahnya konsumsi buah, sayur, ikan, telur, daging dan susu. Data tersebut menunjukkan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum sadar gizi dan menerapkan gizi seimbang.

Melihat hal tersebut, DPD Pergizi Pangan Riau adakan Simposium Manfaat Probiotik, Pangan Fungsional Dan Gizi Seimbang Untuk Perbaikan Gizi Dan Kesehatan bertempat di Hotel Aryaduta Pekanbaru yang diikuti sebanyak 270 peserta yang terdaftar. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM yang pada saat sambutannya mengatakan “masalah Gizi tak terlepas dari Stunting, untuk itu pada tahun 2021 semua Kabupaten/Kota menjadi Lokus Stunting dengan maksud pada tahun 2035 dan 2040 kita bisa mendapatkan anak-anak yang sehat dan dan produktivitas, karena 75% dari jumlah penduduk adalah anak-anak yang berusia produktif”.

Selain itu, perlu diketahui juga semua ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja tetapi dari pihak swasta serta pemberdayaan masyarakat harus bersama-sama mengatasi permasalahan gizi ini.

 Ayo mari kita bersama-sama khususnya masyarakat Riau, sudah saatnya kita peduli dan mengetahui terhadap permasalahan Stunting ini dan bagaimana cara mengatasinya.

 

#SehatRiauku #CegahStunting

Jenis Publikasi: 

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.