Seminar Kesehatan, Dinkes Prov Riau Berikan Edukasi Tentang AIDS Dengan Tema "Saya Berani Saya Sehat"

              Penyakit HIV/AIDS masih menjadi suatu permasalahan di Indonesia dimana banyak penderitanya tidak mengetahui sejak dini bahwa mereka telah terinfeksi. Selain itu banyak masyarakat yang enggan melakukan Tes HIV/AIDS karena alasan malas dan takut terhadap stigma di masyarakat terhadap para penderita HIV.

              Masyarakat sebetulnya tidak perlu takut untuk melakukan tes HIV/AIDS. Apabila ada orang yang ditemukan terdeteksi positif mengidap HIV, pemerintah telah menyediakan obat secara gratis seumur hidup. Dengan meminum obat penderita dapat beraktivitas seperti orang normal, seperti tetap bisa bekerja, olahraga, dan kegiatan lainnya. Tentunya dengan hanya memberikan Nomor Induk KTP (NIK) agar Kementerian Kesehatan RI lebih mudah untuk mendata siapa saja yang membutuhkan obat Antiretroviral (ARV) hingga sampai sembuh.

              Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim telah melakukan banyak upaya untuk mencegah dan mengendalikan Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di Tanah Air. Seminar Kesehatan Sehari tentang AIDS ini dibuka oleh Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim di Balai Serindit Kediaman Gubri, Senin 18 Desember 2017.

              Pemateri pada seminar ini yaitu, dr. Wing Irawaty (Dinkes Kota Pekanbaru), dr. Trijoko Yudopuspito, M,Sc PH (Kemenkes), dr. Janto Gunawan Lingga, Sp.P (Kemenkes). Peserta pada seminar ini berjumlah sekitar kurang lebih 200 orang yang berasal dari berbagai kalangan yang berdomisili di Kota Pekanbaru. (AJE/TMC)

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.