Cegah PTM Dengan Perilaku “CERDIK”, Hari Ini Dinkes Gelar Sosialisasi Dan Advokasi Implementasi Perilaku CERDIK Di Sekolah Tingkat Provinsi Riau

     Peningkatan kejadian kesakitan dan kematian akibat PTM menjadi ancaman serius kesehatan masyarakat karena menambah beban ekonomi dan sosial keluarga dan masyarakat. Dari data Riskesdas, dari 100 penderita PTM sebanyak 70 orang tidak menyadari dirinya mengidap PTM, sehingga terlambat dalam mendapatkan penanganan yang mengakibatkan terjadinya komplikasi kecacatan bahkan kematian. Upaya pengendalian Penyakit Tidak Menular yang efektif, perlu dilakukan untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM).

     Untuk kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular telah ditetapkan target yang harus dicapai sesuai dengan RPJMN 2015-2019 yaitu : a) menurunkan prevalensi Tekanan Darah Tinggi pada penduduk usia 18 tahun  keatas menjadi 23,4% ; b) mempertahankan proporsi obesitas penduduk usia 18 tahun keatas tetap pada angka 15,4% dan c) menurunkan prevalensi merokok pada penduduk usia ≤ 15 tahun pada angka 36,3%.

      Hari ini, Kamis (14/09/17). Dinas Kesehatan Provinsi Riau melalui Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengadakan Sosialisasi Dan Advokasi Implementasi Perilaku Cerdik Di Sekolah Tingkat Provinsi Riau.  Kegiatan ini dihadiri 97 orang yang terdiri Bappeda Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kementerian Agama, Pengelola Program UKS Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Perwakilan SLTA, SLTP, MA swasta maupun pemerintah yang ada di Provinsi Riau dan termasuk Seksi Promosi Kesehatan Provinsi Riau.

     Pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Ruswaldi Munir SpKO mengatakan “Kegiatan pengendalian faktor resiko PTM di Sekolah dengan perilaku CERDIK ini harus diintegrasikan ke dalam program usaha kesehatan sekolah yang menjadi bagian dari program kesehatan sekolah melalui koordinasi dengan TIM Pembina UKS/M ditingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Keberhasilan kegiatan pengendalian faktor resiko PTM di sekolah dipengaruhi oleh koordinasi kerjasama antara Dinas Pendidikan, Puskesmas, serta tokoh masyarakat termasuk tokoh agama sehingga perlu dibangun jejaring kerja yang efektif diantara seluruh elemen masyarakat terkait”. Terangnya

      “Melalui penyelenggaraan CERDIK di sekolah ini diharapkan dapat mencegah dan mengendalikan Faktor Resiko PTM dan penerapan PHBS ditatanan sekolah dengan melibatkan lintas sektor dan lintas program dan mitra terkait lainnya”. Tambahnya

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.